DVD dan VCD RumaMaidaRuma Maida dan Sejarah

DVD dan VCD Ruma Maida


 

 

 

 

DVD dan VCD Ruma Maida akan beredar di awal bulan Juni 2010

 

 

 


   Tahu gak?   Facebook   Twitter

Ruma Maida dan Sejarah


Hai, apakabar saudaraku sebangsa dan setanah air? Namaku Maida. Selamat datang di rumahku, namanya ‘Ruma Maida’, nama ini diberikan oleh teman kecilku Martha dari Ambon. Rumahku ini terbuka untuk siapa saja yang ingin datang bertamu, tidak peduli kamu berasal darimana, suku apa, agamamu apa, statusmu apa, gelarmu sepanjang apa, dan berjenis kelamin apa, semua boleh masuk ke Ruma Maida.

Secara arsitektural, rumah ini adalah sebuah bangunan peninggalan bersejarah yang dibangun pada jaman kolonial Belanda. Ia adalah saksi bisu perjuangan bangsa ini. Kalau saja dia bisa bicara, pasti ceritanya bisa menjadi buku yang jauh lebih tebal daripada buku-buku atau teksbook sejarah yang pernah diterbitkan. Sayang, rumah ini dianggap kuno dan ketinggalan jaman, bahkan nyaris saja dihancurkan dan digantikan dengan gedung pusat perbelanjaan oleh orang-orang yang beranggapan bahwa bangunan bersejarah itu tidak berguna, karena tidak bernilai komersil dan sejarah itu membosankan! Beruntung masih ada yang mau peduli dan mempertahankannya, meskipun hanya segelintir orang. Yaa, paling tidak ‘Ruma Maida’ masih bisa berdiri tegak sampai hari ini. Meskipun memerlukan beberapa renovasi disana-sini tapi yang paling penting adalah fondasinya. Ibarat bangsa Indonesia,‘Ruma Maida’ juga berdiri diatas fondasi yang kokoh, dengan bangga kusebut, namanya Pancasila.

Di dalam rumah bersejarah ini, Maida ingin mengajak semua untuk berdiskusi dan bertukar pikiran mengenai sejarah bangsa kita. Bukan untuk mencatat tahun dan menghafal nama-nama pahlawan saja (jadi ingat pelajaran sejarah waktu SD), bukan untuk membanggakan keberhasilan si A si B atau menghujat si B atau C tetapi lebih untuk membahas peristiwa di dalam sejarah itu sendiri. Suatu peristiwa sejarah tidak hanya untuk dikenang, tetapi akan lebih bijaksana jika bisa dipelajari, ditelaah dan dimaknai sebagai ilmu yang berharga. Seperti kata Bung Karno ‘Jangan sekali-kali melupakan Sejarah’. Eh, jangankan Bung Karno, teman kecilku bernama Abilio, seorang pemulung saja pernah berkata ‘Ibarat sampah, sejarah juga bisa dipilah-pilah, mana yang bisa didaur ulang supaya bisa menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat bagi masa depan’.

Saudaraku, tidak ada salahnya kita belajar dari sejarah supaya bangsa ini bisa bergerak maju dengan derap langkah yang lebih mantap sehingga bisa meninggalkan jejak-jejak yang pantas untuk dikenang oleh generasi penerus kita, demi kemerdekaan bangsa yang sejati yakni bangsa yang merdeka jiwa dan raganya.

Silahkan masuk ke ‘Ruma Maida’….

Salam,
Maida


   Tahu gak?   Facebook   Twitter