| |
Pengetahuan gue tentang sinematografi ga dalem ya, jadi kalo dari sisi pengambilan gambar alur cerita dll in my opinion emang kurang greget gitu. Tapi secara pesan, patut diacungi jempoll! Tanpa nge judge orang yang bilang film ni jelek, just wanna say that u guys have guts to drag our nation's history into scene. Di luar sana,masi ada luka dalam bagi korban jarahan dan perkosaan pas reformasi. Sementara antara pendidikan dan kemerdekaan jatuh di persimpangan ideologi 'bangsa yang cerdas'! Kalo kita nunggu bangsa ini cerdas baru merdeka, kelamaan. Koruptor kita yang punya intelek pun punya jiwa yang belum merdeka. Kita ga bisa sama2 merdeka barengan ama pelaku kriminal. It is in our soul. It contributes rhyme in our blood. Perjuangan kemerdekaan yang ampe sekarang adalah kenyataan yang musti kita telen bulet-bulet sebagai bagian dari sejarah negeri yang kita hidupi. And that's a nice closing : 'Jangan Pernah Sekali2 Melupakan Sejarah'. Merdeka!! |